Waspadalah! Penipuan Berkedok Beli Barang

Beberapa hari yang lalu, kami menerima telpon dari salah satu konsumen yang mengaku bernama H. Budi Santoso dari Bank BPD Kalsel Cabang Utama, Jl. Lambung Mangkurat No. 7 Banjarmasin no HP 081288569777.

Dari pembicaraan via telpon tersebut beliau bermaksud membeli beberapa unit mesin kami. Dan dalam waktu yang singkat (sekitar 10 menit) beliau langsung menyepakati harga jual mesin kami. Setelah itu, beliau menanyakan no rekening kami untuk melakukan pembayaran DP. Namun saat kami memberikan nomor rekening kami, beliau meminta no rekening yang atas nama pribadi bukan rekening perusahaan. OK-lah, saat itu langsung kami penuhi permintaannya. Tapi sebenarnya, saat itu timbul tanda tanya besar bagi kami, koq tidak biasanya kami diminta no rekening pribadi untuk transfer dana urusan perusahaan?

Kira-kira 1 jam setelah kejadian itu, beliau menghubungi kembali dan memberitahu bahwa telah melakukan transfer sebesar Rp. 20 juta ke rekening pribadi kami. Tapi beliau beralasan sewaktu melakukan SMS Banking BCA terjadi error dan beliau meminta kami mengecek saldo rekening via ATM. Ini adalah kecurigaan kami kedua, masak sih SMS Banking BCA bisa error? Tapi tak apalah, demi pelayanan konsumen kami ikuti saja permintaan itu.

Sampai di ATM, ternyata saldo rekening kami masih belum bertambah. Langsung saja kami konfirmasikan hal tersebut kepada beliau. Dan beliau berjanji akan menghubungi pihak BCA untuk klarifikasi masalah ini. Beberapa menit kemudian beliau menelpon kembali dan mengajak berbicara trimitra dengan pihak BCA. Pada pembicaraan trimitra tersebut kami mulai ditanya lokasi ATM terdekat dan diminta untuk segera memasukkan kartu ke ATM terdekat. Nah, disinilah kecurigaan kami semakin menguat bahwa ini adalah bentuk penipuan dengan modus operandi ingin membeli barang/mesin. Setelah kami sadar, kami langsung berusaha menutup pembicaraan dan alhamdulillah akhirnya kami tidak jadi tertipu :)

Pembaca yang budiman, berhati-hatilah jika Anda menerima telpon dari seseorang yang ingin membeli produk Anda dengan ciri-ciri sebagai berikut:

#1. Proses tawar menawar harga terjadi sangat cepat dan terkesan kurang alot, langsung deal.

#2. Mengaku berasal dari pihak Bank dan berlagak sok sibuk, mau transfer tapi masih ada rapat atau ada tamu.

#3. Sudah transfer tapi ada trouble dan menghubungi bank untuk klarifikasi. Dan ternyata pihak bank itu adalah kompotannya juga.

#4. Anda ditanya lokasi ATM dan diminta segera memasukkan kartu ATM. Kemungkinan Anda akan ditanya nomer PIN (padahal pihak Bank saja tidak meminta) atau diminta mentransfer sejumlah dana ke rekening tertentu.

Oleh karena itu, ingat ingat pesan Bang Napi waspadalah… waspadalah… waspadalah…

Apakah Anda punya pengalaman yang serupa dengan kami? Silahkan berbagi disini!

18 Responses to “Waspadalah! Penipuan Berkedok Beli Barang”

  1. andisusanto Says:

    Thank informasinya dan kami sedikit tertarik utk product
    agro yg ditawarkan.

  2. admin Says:

    Terima kasih juga atas responnya. Silahkan bookmark situs ini! Barangkali suatu saat Anda perlukan :)

  3. andrie Says:

    makasih banyak informasinya..god bless U..

  4. Lie Says:

    081237069075 menginginkan menyewa apartemen saya di bandung waktu tgl 15-04-09, pukul 13:14, waktu itu dia ngebet ingin menyewa (kurang alot dalam transaksi) serta mengaku sebagai orang proyek… selasa (21-04-09) ini ia ingin datang ke tempat sy. Pengen liat orangnya seperti apa…:)

  5. Lie Says:

    http://erikabuchari.blog.friendster.com/2008/11/penipuan-menggunakan-nama-jasman-panjaitan/

  6. admin Says:

    Terima kasih banyak atas infonya. Moga2 hari ini bisa ketemu dengan yang bersangkutan. Kabar-kabari ya kalau ada perkembangan terbaru untuk kasus ini!

  7. Bejo Roy Says:

    Terima kasih atas pengutaraan Kewaspaan Anda. Untuk pengalaman yang berharga lainnya… boleh dong ditampilkan. Agar kita semua bisa lebih berhati-hati dalam mengantisipasi berbagai bentuk penipuan. Trimakasih.

  8. admin Says:

    Iya Pak. Sekarang ini modus penipuan sudah semakin canggih seiring dengan perkembangan teknologi. Beberapa waktu yang lalu kami juga mendapatkan telpon dengan modus serupa. Tapi berhubung kami sudah pernah mengalami sebelumnya jadi modus itu sudah ketahuan kedoknya.

  9. Kadek Says:

    sama bung, sempet kesel juga dibuatnya oleh orang seperti itu. Dulu (saya lupa waktu, karena kejadiannya setahun yang lalu). saya mo jual rumah, ditelpon orang yang semangat dan sok sibuk. Singkat cerita, dia bilang sekarang lagi dibandara, mau terbang ke irian jaya. ia bilang udah kirim DP lewat internet banking. dia maksa saya ke ATM untuk ngecek, “tolong segera ke ATM terdekat”,karena pesawat mau terbang.
    saya bergegas ke ATM, liat, ternyata belum ada transferan. saya sms dia, dan dia telpon balik,
    teruusss.. dia maksa untuk melakukan langkah2 di ATM, nah…saya baru sadar..!! Begitu saya sadar, saya hentikan ATM dan saya ambil kartunya., dan saya tetap ladeni dia lewat telpon. saya bilang proses ATM sedang berjalan. Dia marah2, katanya kok lama!!, saya bilang sabar pak, ini mesin lagi gak respon. Dia marah lagi, suruh saya mengulang proses dari awal. Oke, tolong saya tuntun lagi. Dia semangat lagi memberitahukan langkah2 prosesnya, setelah beberapa saat saya bilang lagi ke dia kalo mesinnya gak respon lagi, alias ngadat..!! dia mangkel lagi sambil bentak2. saya tanggapi dengan santai, dan bilang ke dia sabar pak, ini mesin penipunya lagi gak jalan.. hahahahaha.. (padahal saya nongkrong di cafe, heeeee….) HP dia langsung diputus.!! saya kerjain balik dia, kan lumayan ngabisin pulsanya si Penipu..

  10. admin Says:

    Wah, manteb juga nih Pak Kadek! Bisa ditiru caranya ngerjain si Penipu. Biar dia kena batunya sendiri, mau nipu malah ketipu. he…he…he…

  11. yoyo Says:

    sama no telp 081288569777 atas nama budi santosa juga menghubungi saya pada saat mau jual rumah, kata mau kasih DP lewat transfer, e malah suruh transfer balik modusnya seperti tersebut diatas

  12. Made Says:

    Wah…. Boss Kadek cara yang jitu. Tapi hati hati karena sekarang banyak yang pinter ilmu hipnotis… kalo bisa jangan diladeni. Pak Kadek mungkin termasuk orang dengan jiwa yang kuat. Sehingga tidak terpengaruh oleh ilmunya… hari ini orangnya juga menelpon saya dengan nomer yang sama : 081237069075.

    Kayaknya ini penipunya gaptek yah… nipu kok pake nomor yang sama……

  13. Gery Says:

    modus operandi penipuan makin canggih emang. seperti kasus percobaan penipuan di atas, saya juga pernah mengalaminya waktu mau jual mobil. dia bilang sudah lihat mobil saya dan sudah menawar, lalu dia bilang sepakat dengan harga yg saya mau dan akan transfer besok karena dia sedang meeting di Puncak. besoknya dia telp & bilang sudah transfer&minta supaya cek rekening. ternyata emang gak masuk, lalu dia “telp ke CS BCA”, bilang sudah transfer tapi blom masuk. selanjutnya si “CS” itu (laki2) memandu saya supaya tekan tombol di ATM tsb. Alhamdulillah, saya yg sudah sangsi dari awal tidak mengikuti dan tidak terpedaya oleh penipu itu. Waktu mereka sadar saya tidak mengikuti, si “CS” marah, saya bentak lagi dan saya bilang saya sedang di samping kepala security BCA, anda jangan maen2 dengan saya karena saya orang BCA juga! langsung dia tutup teleponnya sambil bilang dgn nada marah, “aaahh susah orang ini…!!”

    @bung kiki, gimana kabarnya?? pak le dul @ menik sehat?

  14. Gery Says:

    oh ya nomor telepon si penipu itu, ngakunya Johny HP 081280626767

  15. admin Says:

    Makasih banyak buat teman2 netter yang mau berbagi cerita. Semoga semakin membuat kita waspada akan bahaya laten aksi2 penipuan ini. Kalo perlu nomer HP penipu kita simpan, misal suatu saat nelpon bisa dijebak atau dilacak posisinya lalu digrebek aja sekalian.
    @ Mas Gery: alhamdulillah, kami sekeluarga di Malang sehat wal afiat. Nggak nyangka ya ketemu lagi lewat online :)

  16. ali Says:

    ya…kita harus waspada semua jenis transaksi, apalagi yang tidak betemu langsung antara penjualdan pembeli. Saya juga pernah ditelpon “penipu” seperti kejadian diatas cuma motifnya beda, dia mencoba membeli mobil yang saya iklankan dikoran cuma 5 menit langsung deal, dan dengan alasan sibuk, dia transfer DP nya,padahal saya tidak menginginkan DP, cuma mau bertemu langsung dengan dia. Saya disuruh mengecek ke ATM katanya sudah DP,dan diminta mencekke ATM terdekat apakah DP nya sudah masuk.Dan memang belum masuk,karena dia tidak pernah mentransfer, dengan alasan trouble dari pihak BCA, dia mengajak berbicara via telpon trimitra dengan pihak BCA, eh.. ujung-ujungnya saya dipandu untuk menstranfer sejumlah dana ke rekening dia, untungnya dana direkening saya kurang dari 100 rb, jadi ngak bisa masuk tuh uang ke si “penipu”. Jadi Kata harus mewaspadai semua jenis transaksi yang tak langsung jenis begini,yang terpenting harus dingat rukun jual beli, jika salah satu rukunnya tidak ngak ada atau ngak benar, berarti gugurlah jual beli tersebut.ngak usah dilanjutkan. Rukun jual beli tersebut yaitu : [1] Adanya pelaku yaitu penjual dan pembeli yang memenuhi syarat, [2] Adanya akad/ transaksi [3] Adanya barang/ jasa yang diperjual-belikan.

  17. wap Says:

    wah koq sama ya..nama orangnya juga sama persis, tapi kali ini dia mau beli rumah buat anaknya nomer 3. Orangnya sangat sopan dan terkesan bussinessman. Ciri transaksinya sama persis!!!. So guys, hati2. Orang ini nanti kalau mati jadinya paling di kerak neraka kali ya. Kali ini dia pake nomer telepon 081327154447.

    Thanks buat infonya.
    Regard,
    WAP

  18. Pramono sp Says:

    Sy mengalaminy jg tgl 15 dan 16 feb 2010, hp.081318181235 a.n. Akmal..

Leave a Reply

This entry was posted on Friday, February 27th, 2009 at 3:56 pm and is filed under Berita. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.